Selasa, 20 April 2010

Kenapa Java logonya kopi, bukan pulau Jawa ?

 Sebelum mulai dengan Java, kita mulai dengan sejarah kopi.

      Kopi menjadi komoditas yang diekspor ke Eropa, terutama dari daerah Kaffa di Ethiopia. Orang Eropa menamainya mocha. Bijinya tidak boleh diekspor, kecuali sudah dalam keadaan terpanggang, dan tak dapat ditanam lagi. Tapi penyelundup selalu ada. Tak lama, penjajah di nusantara sudah mulai membudidayakan tanaman kopi di Jawa.

     Di Jawa, kopi mula2 ditanam di sekitaran Jayakarta, meluas ke Jawa Barat, dan kemudian lebih diperluas ke Jawa Timur, serta kemudian ke luar Jawa. Varietasnya arabika. Sebuah pameran yang digelar di AS (dengan dana yang cukup besar, ditanggung industri kopi Jawa) membuat publik Amerika mulai mengenal kopi dan menjuluki minuman ini sebagai Java. Nusantara, khususnya Jawa, menjadi pengekspor kopi terbesar dan terbaik di dunia. Malangnya, terjadi wabah di tahun 1880an, yang memusnahkan kopi arabika yang ditanam di bawah ketinggian 1km dpl, dari Shri Lanka hingga Timor. Brasil dan Colombia mengambil alih peran sebagai eksportir kopi arabika terbesar, sampai kini. Sementara itu, varietas kopi di sebagian besar Jawa diganti dengan liberika. Tapi tak lama, wabah yang serupa memusnahkan varietas ini juga, sehingga akhirnya 90% kopi di Jawa diganti dengan varietas robusta, kecuali di tempat yang betul2 tinggi.

Java adalah bahasa pemrograman yang dapat dijalankan di berbagai komputer termasuk telepon genggam. Dikembangkan oleh Sun Microsystems dan diterbitkan tahun 1995. Java tidak boleh disalahpahami sebagai JavaScript. JavaScript adalah bahasa scripting yang digunakan oleh web browser.
Logo dari Java  :



     Bahasa pemrograman Java pertama lahir dari The Green Project, yang berjalan selama 18 bulan, dari awal tahun 1991 hingga musim panas 1992. Proyek tersebut belum menggunakan versi yang dinamakan Oak. Proyek ini dimotori oleh Patrick Naughton, Mike Sheridan, James Gosling dan Bill Joy, beserta sembilan pemrogram lainnya dari Sun Microsystems. Salah satu hasil proyek ini adalah maskot Duke yang dibuat oleh Joe Palrang.

     Pertemuan proyek berlangsung di sebuah gedung perkantoran Sand Hill Road di Menlo Park. Sekitar musim panas 1992 proyek ini ditutup dengan menghasilkan sebuah program Java Oak pertama, yang ditujukan sebagai pengendali sebuah peralatan dengan teknologi layar sentuh (touch screen), seperti pada PDA sekarang ini. Teknologi baru ini dinamai "*7" (Star Seven).

     Setelah era Star Seven selesai, sebuah anak perusahaan TV kabel tertarik ditambah beberapa orang dari proyek The Green Project. Mereka memusatkan kegiatannya pada sebuah ruangan kantor di 100 Hamilton Avenue, Palo Alto.
Perusahaan baru ini bertambah maju: jumlah karyawan meningkat dalam waktu singkat dari 13 menjadi 70 orang. Pada rentang waktu ini juga ditetapkan pemakaian Internet sebagai medium yang menjembatani kerja dan ide di antara mereka. Pada awal tahun 1990-an, Internet masih merupakan rintisan, yang dipakai hanya di kalangan akademisi dan militer.

      Mereka menjadikan perambah (browser) Mosaic sebagai landasan awal untuk membuat perambah Java pertama yang dinamai Web Runner, terinsipirasi dari film 1980-an, Blade Runner. Pada perkembangan rilis pertama, Web Runner berganti nama menjadi Hot Java.

Pada sekitar bulan Maret 1995, untuk pertama kali kode sumber Java versi 1.0a2 dibuka. Kesuksesan mereka diikuti dengan untuk pemberitaan pertama kali pada surat kabar San Jose Mercury News pada tanggal 23 Mei 1995. Sayang terjadi perpecahan di antara mereka suatu hari pada pukul 04.00 di sebuah ruangan hotel Sheraton Palace. Tiga dari pimpinan utama proyek, Eric Schmidt dan George Paolini dari Sun Microsystems bersama Marc Andreessen, membentuk Netscape.
Nama Oak, diambil dari pohon oak yang tumbuh di depan jendela ruangan kerja "bapak java", James Gosling. Nama Oak ini tidak dipakai untuk versi release Java karena sebuah perangkat lunak sudah terdaftar dengan merek dagang tersebut, sehingga diambil nama penggantinya menjadi "Java". Nama ini diambil dari kopi murni yang digiling langsung dari biji kesukaan Gosling aka kopi tubruk




Pertama, mari kita bicara tentang bentuk logo itu sendiri; itu adalah sebuah gambar pada sebuah piring cangkir dengan uap di atas. Salah satu hal yang menarik dari desain adalah bahwa gambar terdiri dari garis melengkung sederhana (8 baris di total, 6 baris untuk cangkir dan piring dan 2 untuk uap).

Tentang warna, itu terdiri dari 2 warna utama (merah dan biru) yang adalah 2 warna utama dalam desain. Dengan menggunakan dua warna ini, dapat ditempatkan bagus di backgroud warna berbeda tetapi masih tetap kontras yang bagus ... Hei, mari kita lihat uap, harus putih pada kenyataannya, mengapa ... merah? Uhmm mungkin tidak hanya keluar uap cangkir, itu acttualy api: D Wow itu benar-benar tampak seperti api sekarang. Aku sekarang dapat melihat satu titik menarik di sini cangkir membuat Anda berpikir 2-line uap seperti uap, tetapi warna uap memberitahu Anda bahwa itu api, atau dengan kata lain, cangkir jangkar arti dari baris 2-simbol sebagai uap sementara warna simbol jangkar arti dari simbol sebagai api, begitu menarik.

Api adalah simbol kekuasaan, panas, energi, kekuatan, bahaya dan lain-lain Berdasarkan makna asosiasi ini, hal itu menunjukkan sebuah rasa kekuatan bahasa pemrograman ini, Jawa. Memang, Java adalah bahasa yang kuat di bidang komputer, terutama pada lingkungan Web. Dengan sebuah program di Java, Anda bisa mendapatkannya berjalan di hampir sistem komputasi. Aku tidak akan sejauh ini untuk teknis Java ... tetapi dengan menggunakan "uap api", perancang telah ditransfer kepada kita kekuatan bahasa Java. Selain itu, api adalah cahaya merah yang berarti kegembiraan, gairah berarti bahwa Anda sebagai seorang programmer atau pengguna dapat menemukan kebahagiaan dengan aplikasi yang ditulis dalam bahasa ini.

Tentang tipografi, hanya ada satu kata Java (TM di atas tidak penting, hanya tidak peduli itu: P). Desainer menggunakan sans-serif daripada serif untuk kata ini. Alasan untuk ini adalah bahwa logo Java kebanyakan akan muncul di layar komputer, san-serif font dapat mengakibatkan efek dari kurang berkedip-kedip-font serif. Untuk perangkat PDA, logo bahkan mungkin sangat kecil di atas kiri atau kanan bawah dari layar, kami tidak dapat mengenali kata Java kalau font serif dalam situasi seperti itu.

Saya berharap mendapatkan komentar Anda untuk berbagi pendapat Anda tentang logo Java.


Senin, 19 April 2010

Tips and Trik memilih Domain Pada Pembuatan WEB

    Ada sedikit  info  tips dan trik tentang Domain. Sebelum memberi tips dan trik mari kita lihat apa itu Domain Dan Hosting.
DOMAIN

merupakan nama unik/alamat untuk website anda, domain merupakan nama yang diakhiri dengan .com, .net, .org, .biz, .tv dan lain-lain. Jika kita sudah memiliki domain tersebut, org lain tidak bisa memilikinya, jd Cuma ada 1 domain di dunia. 
HOSTING,
Hosting ,tempat untuk menyimpan dokumen HTML , hati-hati gan, jangan menyimpan Hosting di Komputer . biasanya perusahaan yang menyediakan layanan domain, jug abs memeberikan layanan Hosting.

Tips memilih nama Domain :
-   Karena sudah banyak orang yang membeli domain, jadi agak sulit untuk
mencari nama domain baru, jadi pilihlah yg unik dan singkat, untuk
memudahkan orang lain menginat website kita. Dan engurangi orang lain
salah ketik.
-  Nama domain sebaiknya memeiliki arti dan jangan menggabungkan
angka dan huruf karena akan susah diingat. Misalkan Domain dengan
nama l4k1l4k1.com akan susah diingat.


Sub domain,
Subdomain sebenarnya alamat domain yang masih menjadi bagian dari domain, subdomain dapat diarahkan ke file HTML yang berbeda dari domain utama anda.
Contoh subdomain misalnya blog.saya.com yang berarti subdomain blog pada domain www.saya.com anda dapat memasang subdomain melalui tempat anda membeli domain.

Beberapa tips untuk memilih Hosting
1.Kapasitas:
perhatikan kapasitas sesuai kebutuhan gan, jangan sampe
kurang, 25MB, 50MB atau 1GB. Semakin besar, semakin mahal juga
kapasitasnya.
2.Teknologi yang digunakan:
yang ini gak kalah penting gan, Apakah servernya Linux atau Windows,
dan klo juragan, membuat file PHP apakah hostingnya mendukung file
PHP? Demikian juga klo membuat web menggunakan ASP, JSP, Perl,
Python, dan Ruby apakah hostingnya mendukung? Harus teliti sebelum
membeli gan, jangan sampe membuat website dengan PHP tetapi
membeli hosting yg ga support utk PHP
3.Suppot:
Cek ricek gan, Perusahaan Hosting yang anda pilih apakah 24
jam atow engak, buat jaga2 gan klo trouble malem2, ada yg bs
ditanyain
4.Database:
Prikas apakah mereka memberikan data base? . Periksa juga
berapa jumlah database yang disediakan dan apa saja apakah MySQL,
PostgreSQL, Access dll.
5.Backup:
Apakah hosting loe bs membackup data anda setiap hari. Ini
penting karena ada banyak hosting kurang ajar yang tidak melakukan
back up dan apabila data anda tiba-tiba hilang mereka tidak mau tahu.
6.Bandwith:
Periksa kapasitas bandwith yang disediakan. Bandwith merupakan
besarnya data transfer dalam sebulan. Kira-kira begini maksudnya gan,
Apabila sebuah perusahaan hosting menyediakan bandwith 1GB
sebulan. Maka apabila loe memiliki sebuah file HTML dengan ukuran
20kb (sudah termasuk images) dan pengunjung website perhari sekitar
100 orang, maka bs menghabiskan bandwith perhari: 20kb x 100orang
= 2000kb =2MB. Perbulan: 2MB x 31 = 62MB, Klo loe memiliki 10
halaman maka: 62MB x 10 = 620MB. Jd semakin banyak pengunjung,
semakin mahal juga hostingnya,

Tipe-tipe Hosting
Hosting ada bermacam-macam, yang paling banyak digunakan adalah
Virtual (shared) hosting. Dimana didalam satu server terdapat banyak hosting dgn banyak domain. Biasanya hosting yang satu ini yang paling banyak digunakan, biayanya juga lebih murah.

Free Hosting, nah kalau yang ini merupakan hosting gratisan, gratis tapi bakal banyak iklan yang muncul pada websiteloe dang a bs pakai domain sendiri.
Dedicated Hosting, nah yang ini merupakan solusi yang paling mahal. Karena bisa punya server sendiri dan dalam satu server tersebut hanya ada satu hosting dan domain milik pribadi.butuh ada orang yg merawat hosting ini.
Collocated Hosting, yang satu ini juga solusi yang mahal, sama seperti memiliki server sendiri dikantor / rumah anda, tetapi pada Collocated Hosting servernya terletak diperusahaan hosting dan mereka yang merawatnya. Jd tau beres aja gan… hehehe

Perusahaan penjual hosting
Banyak banget perusahaan yang menjual hosting dan domain. Di Indonesia klo mau diurutin nih gan berdasar pengguna yg paling banyak:
1.masterwebnet,
2.idwebhost
3.Singcat,
4. nah yang update terbaru Gan….. Telkom juga mengeluarkn layanan Hosting di 2010 ini, namanya Kiostron webhosting,
Jadi bisa pilih-pilih dan tetap berhati2, mau pake yg mana dan seperti apa… 

1 GigaBit Per Detik

Jakarta - Rekor dunia untuk kecepatan Long Term Evolution (LTE) diklaim telah tercipta oleh Ericsson. Kecepatan yang berhasil mereka hasilkan mencapai 1 Gigabit per detik (Gbps) untuk downlink. Wusss...

Demo ini dilakukan di sela-sela ajang Mobile World Congress yang berlangsung di Barcelona, Spanyol, dan dianggap pertama yang memanfaatkan teknologi Multi Carrier dan Multiple-Input-Multiple-Output, MIMO, dan berjalan pada LTE komersial dari Ericsson. 

Dengan menggabungkan teknologi tersebut, kecepatan hingga 1 Gb per detik dapat dicapai. Demo menggunakan empat jaringan dengan lebar pita masing-masing 20 MHz, sehingga total lebar pita yang digunakan 80 MHz dan 4x4 MIMO, data dikirim melalui interface over the air pada empat bit-streamz yang independen.

LTE digadang-gadang sebagai teknologi komunikasi bergerak masa depan, yang memungkinkan transfer data berukuran besar secara cepat dengan cara yang efisien dan hemat biaya melalui optimalisasi penggunaan spektrum frekuensi. 

Dengan peningkatan kecepatan dan pemangkasan latensi, user dikatakan dapat menikmati berbagai aplikasi seperti web secara realtime, game online, kolaborasi media sosial, dan konferensi video dengan lebih mudah kapanpun dan di manapun berada.

Johan Wibergh, Head of Networks & Executive Vice President Ericsson mengatakan, misi perusahaannya adalah menghubungkan 50 miliar perangkat pada 2020. Seluruh perangkat dan setiap keadaan yang menguntungkan saat terhubung seharusnya menjadi satu. 

"Pasien-pasien dapat berkomunikasi dengan rumah sakit dari jarak jauh, mahasiswa dari daerah-daerah terpencil akan berhubungan dengan universitas-universitas di seluruh dunia, para pekerja keselamatan akan mengirim video langsung dari wilayah yang terkena bencana demi respon yang lebih efisien," jelasnya, dalam keterangan tertulis yang diterima detikINET, Jumat (19/2/2010).

Ericsson sendiri saat ini telah menandatangani kontrak komersial LTE dengan lima operator dunia yakni: AT&T di Amerika Serikat, Verizon di Amerika Serikat, TeliaSonera di Norwegia dan Swedia, MetroPCS di Amerika Serikat dan DoCoMo di Jepang.

sumber